Pengertian Subnet Mask & Cara Belajar Menghitungnya

Pengertian  Subnet Mask

Dalam dunia jaringan komputer dikenal istilah Subnet mask atau netmask saja. Konfigurasi network tidak pernah lepas dari setting subnet mask. Karena subnet mask merupakan pasangan dari IP address, dimana IP address saja tanpa adanya Subnet mask tidak akan berfungsi. Oleh karena itu sebaiknya perlu dipahami lebih lanjut apa sebenarnya subnet mask itu?

Secara singkat pengertian subnet mask adalah nilai yang digunakan berpasangan dengan IP address pada saat mengkonfigurasi IP address pada network interface (kartu jaringan/network adapter) pada komputer. Variable subnet mask bisa disesuaikan dengan jumlah komputer/hosts yang akan terhubung ke jaringan. Selain untuk membatasi jumlah hosts yang akan terkoneksi dalam sebuah segmen jaringan, dia juga berguna untuk mengurangi kepadatan traffic data yang lalu-lalang di dalam jaringan, sehingga bisa mengurangi resiko macetnya traffic data.

Secara lebih teknis, bisa dijelaskan sebagai berikut:

Subnet Mask adalah mekanisme (cara) yang digunakan untuk memecah sebuah jaringan menjadi sub-sub jaringan (subnet) yang lebih kecil skalanya; bisa digunakan untuk mengurangi traffic (lalulintas data) pada masing-masing sub jaringan dengan cara membatasi traffic hanya kepada segmen jaringan yang ditujukan saja. Dengan demikian bisa menghilangkan permasalahan seperti kemacetan pada segmen jaringan lain dan mengurangi congestion (macet) di segmen jaringan dalam jaringan itu sendiri. Masing-2 segmen -disebut juga dengan subnet- seolah" berjalan secara mandiri (tidak saling tergantung dgn yang lain), dan hanya akan merujuk ke jaringan eksternal jika ada traffic (paket) data yang menuju ke luar (forwarding traffic).

Ip Address adalah nomor unik yang diberikan kepada setiap komputer yang terkoneksi dalam jaringan LAN maupun WAN. dimana nomor ini tersusun dari 32 bilangan BINARY (0 atau 1) / 4 octet yang dipisahkan dengan dot(.) / titik.

Ip Address selalu berpasangan dengan Subnet Masknya. Karena fungsi subnet mask adalah untuk membatasi jumlah maksimal hosts/clients di segmen jaringan itu. juga berfungsi untuk membedakan mana yang merupakan NetID dan HostID.

Misalnya dalam sebuah jaringan LAN memiliki jumlah hosts (komputer clients) yang terkoneksi sebanyak 20 unit PC,maka pada nilai subnet mask yang efisien adalah: 225.225.225.224

contohnya :
semua komputer dalam jaringan LAN di WARNET masing - masing memiliki IP address yang berbeda satu sama lain.

Ip address dibagi menjadi 4 kelas yaitu : A,B,C dan D ..
D adalah Ip cadangan Jika A,B,C sudah habis ..

Berikut cara menghitungnya

yang perlu kita ingat

IP Kelas A = /9 sampai /16 (225.225.0.0)
IP Kelas B = /17 sampai /24 (225.225.225.0)
IP Kelas C = /30 sampai 30 (225.225.225.225)

contoh kasus IP Kelas C
192.168.1.20/27
27 = 8+8+8+3 (karena 32 bit itu 8+8+8+8 /1111 1111.1111 1111.1111 1111.1111 1111)
1110.0000
128+64+32+0+0+0+0+0 = 224

jadi subnet mask nya adalah = 225.225.225.224

contoh kasus IP Kelas B
192.168.1.20/24
24 = 8+8+8
1111.1111
128+64+32+16+8+4+2+1 = 255

jadi subnet mask nya adalah = 225.225.225.0

contoh kasus IP Kelas A
192.168.1.20/9
9 = 8+1
1000.0000
128+0+0+0+0+0+0+0 = 128

jadi subnet mask nya adalah = 225.128.0.0

CARA MENGETAHUI HOST VALID/JUMLAH HOST TIAP SUBNET
Rumusnya adalah 2^n-2 dibaca >> dua pangkat N dikurang dua

contoh kasus
192.168.1.20/24

N adalah  24 = 32 - 24 =8 (karena 32 bit)
(2^8)-2 = 256-2 = 254

jadi Host valid nya adalah 254

contoh: Misalnya ada 40 hosts (komputer) yang akan dibuat LAN, maka untuk komputer ke-1 dikasih IP address: 192.168.100.1 sd komputer yag ke-40 dikasih IP: 192.168.100.40

/26 itu disebut format Prefix. Sama dengan nilai s
ubnet mask dalam format desimal nya adalah: 255.255.255.192

Angka 26 selain disebut prefix, juga disebut dengan MASK BITS.

CARA MENGUBAH PREFIX KE DECIMAL

Contohnya: prefix /26 itu nilai desimalnya berapa?

Dalam format biner, subnet mask: /26 , bisa dituliskan dalam nilai: 11111111.11111111.1111111.11000000

1100000 = 128+64+0+0+0+0+0+0 = 192

Karena angka 26 adalah menyatakan berapa banyaknya bit 1 didepan 0 pada Subnet Mask. Kerena itu disebut dengan PREFIX (yang artinya awalan). Disebut awalan karena terletak mendahului biner 0.

Bit 1 --> digunakan untuk NetworkID
Bit 0 --> digunakan untuk HostID

Karena rumus dasarnya: (2^N)-2 

Dimana N adalah berasal dari : 32-26 = 6 , maka didapat kan : (2^6)-2 = 64-2 = 62

Nilai 62 ini merupakan jatah maksimal IP address untuk hosts pada jaringan LAN. Jika komputernya sebanyak 40, maka dianggap efisien, karena dikasih jatah 62 ip. Berarti ada sisa 12 IP address sebgai cadangan. Yang dimaksud dengan jatah efisien IP address adalah ketika tidak kurang dari kebutuhan jumlah komputer dan tidak banyak kelebihan (cadangannya).

Contoh yang ndak efisien adalah ketika : ada 40 komputer diberikan subnet mask 255.255.255.0 (/24)

32-24 = 8 , (2^8)-2 = 256-2 = 254

Wong komputernya 40 unit kok dikasih jatah IP address sebanyak 254. Kan sisanya kebanyakan. Itu yang namanya ndak efisien.


Setelah Belajar Saya Beri Tahu Link Kalkulatornya 
heheheh

Son


EmoticonEmoticon