KELILING JAKARTA GRATIS


Minggu, 15 Juli 2012.....
Bosen diem dikost terus, Ekiq salah satu dari ketiga teman saya sudah pergi duluan untuk jalan-jalan dijakarta. Katanya sih dia uda janjian ma temen-temen dari bandung yang juga mahasiswa D4 Seamolec-ITB Batch6, dia tinggalin kami bertiga (Rendy, Bahtiar, dan Saya Sendiri) di kost...
Akhirnya setelah kami mandi dan nyuci baju, kami bertiga putuskan buat keluar entah kemana yang penting keluar dari Pondok Cabe. Kami yang tidak tau jalan di Jakartapun memberaikan diri untuk pergi menelusuri Kota Jakarta yang luas ini.

Pertama kami melakukan perjalanan ke Depan Universitas Terbuka. Dari sini kami naik angkutan umum menuju Lebak Bulus. Diperjalanan Rendy salah satu teman kami memberanikan diri untuk bertanya kepada orang yang kami tidak tau namanya, dia menanyakan semua yang berkaitan dengan jalan yang ada di Jakarta dan Angkutan Umum apa saja yang digunakan untuk jurusan tertentu. Singkat cerita kami sampai di Lebak Bulus, disini kami mulai bingung, akhirnya kami putuskan untuk menggunakan Busway.
Entah mimpi apa kami semalam, ternyata Busway gratis untuk hari itu. Kami tidak tau apa yang alasan Busway saat itu gratis yang terfikirkan dibenak kami saat itu cuma keliling kota Jakarta Gratis tanpa mengeluarkan terlalu banya duit.hehehe (Padahal duit lumayan juga yang keluar buat para pengamen dan pengemis yang ada di Jakarta).
Perjalanan kamipun dimulai dari sini, kami menaiki Busway di Halte Lebak Bulus dan turun di Halte Harmoni. Buseeeeet,,,Jauh amat. Saya tidak menyangka perjalanan Busway dari Lebak Bulus menuju Halte Harmoni sejauh itu.
Kami bertiga kemudian Translite ke Busway Jurusan lain, saya lupa nama halte tempat kami turun untuk kedua kalinya ini.hehehe (Halte Buswaynya kebanyakan sih, susah buat di ingat). Halte ini tidak jauh dari Bank Indonesia dan Kota Tua. Kami bertiga kemudian jalan kaki sampai di Kota Tua, disini kami bertemu dengan Ekiq (Salah satu teman kami juga yang dari Lombok) dan 7 teman lainnya yang juga Mahasiswa D4 Seamolec-ITB. Saat itu perasaan saya sudah tidak gundah lagi...hehehe (Kalau nyasar, berarti nyasar sama-sama....wkwkwk)
Di kota tua kami keliling-keliling buat fotoan dan lain sebagainya, yang kami fikirkan hanya untuk bersenang-senang, mumpung hari libur dan belum mulai aktif kuliah.hehehe
Soalnya kami beranggapan kalau udah aktif kuliah gak bakalan bisa kemana-mana tugaspun pasti numpuk apalagi seperti yang dikatakan Pak Timin (salah satu dosen kami di Seamolec-ITB). “Besok kalian akan diberikan tugas dan harus tetap disetor, jangan sampai tugasnya numpuk. Setiap minggunya kalian harus membuat 1 Project kelompok yang akan dipersentasikan secara individu. Karena besok kalian akan kuliah dari jal 6 pagi sampai jam 6 sore dan jam 6 sore sampai jam 6 pagi..” Kurang lebih seperti itu yang dikatakan oleh beliau.
Selanjutnya kami menuju Monas... Mungkin gag afdol rasanya lok kita jalan-jalan di Jakarta lok gak mencicipi Suasana di Monas.hehehe (Kayak makanan aja pake dicicip segala). Dimonas kami puasin diri untuk fotoan denga beraneka gaya dari gaya terkaku sampai gaya tereksis.
Setelah dari Monas kami ke Masjid Istiqlal, saya sangat takjub dengan kemegahan masjid ini meskipun saya berasal dari Lombok yang dijuluki sebagai Pulau Seribu Masjid akan tetapi saya tidak pernah menjumpai masjid yang semegah dan seluas Istiqlal. Mungkin kalau dimasjid Istiqlal kagak ada tulisan sama arah dan peta lokasinya bisa-bisa pengunjung asing yang datang ke sana nyasar....hehehehe
Setelah kami shalat d Masjid Istiqlal kamipun berangkat untuk pulang, kaki saya lumayan pegel karena perjalanan ini ditambah kami harus mnunggu di Halte Istiqlal kemudian sesampainya di Halte Harmoni kamipun harus mengantri. Dari halte harmoni kami menuju halte lebak bulus dan naik angkutan umum dari lebak bulus ke Pondok Cabe. Begitulah ceritaku,,,,



EmoticonEmoticon